Home Daerah

Damkarmat Bojonegoro Tanggani 246 Kebakaran Sepanjang 2025, Respon Cepat Tuai Apresiasi Publik

by Pena Realita - 01-01-2026 08:44 WIB

BOJONEGORO || Penarealita.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang sigap, profesional, dan humanis. Hingga minggu keempat Desember 2025, Damkarmat Bojonegoro tercatat telah menangani sebanyak 246 kejadian kebakaran di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Damkarmat Bojonegoro, Siswoyo, mengungkapkan bahwa sebagian besar kejadian kebakaran dipicu oleh beberapa faktor utama, di antaranya korsleting listrik, kebocoran gas LPG, serta kelalaian masyarakat dalam penggunaan api, seperti saat memasak maupun membakar sampah.

“Selain kebakaran, kami juga menerima dan menangani aduan penyelamatan non-kebakaran sebanyak 2.017 kejadian. Penanganan didominasi oleh evakuasi ular, sarang tawon, pohon tumbang, serta pelepasan cincin yang tercatat sebanyak 65 kejadian,” jelas Siswoyo.

Ia menegaskan, koordinasi yang baik serta kecepatan respon menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak kerugian materiil maupun potensi korban jiwa. Saat ini, Damkarmat Bojonegoro didukung oleh 10 pos pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Dari sisi kinerja, Damkarmat Bojonegoro juga mencatat prestasi membanggakan. Rata-rata waktu tanggap (response time) penanganan kebakaran tercatat hanya 9 menit 30 detik. Tak hanya itu, hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai angka 96,91 dengan kategori Kinerja Unit Pelayanan Sangat Baik.

Dalam upaya meningkatkan efektivitas pelayanan, Damkarmat Bojonegoro juga terintegrasi secara lintas sektor dengan BPBD Bojonegoro untuk penanganan bencana alam serta PSC 119 Bojonegoro untuk layanan medis melalui aplikasi SIGAP PLUS yang dapat diunduh di Play Store.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu menyimpan nomor kegawatdaruratan dan segera melapor jika menemukan potensi bahaya. Namun yang terpenting, masyarakat juga harus lebih waspada terhadap instalasi listrik serta berhati-hati dalam penggunaan api untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pungkas Siswoyo.

Editorial : Redaksi 

Share :

Populer Minggu Ini