Home Daerah

Diduga Keracunan MBG di SMPN 1 Montong Tuban, Belasan Siswa Dilarikan ke Puskesmas, Pihak Sekolah Belum Beri Klarifikasi Resmi

by Pena Realita - 28 Januari 2026, 09:51 WIB

Gambar Ilustrasi

BOJONEGORO | Penarealita.com – Pasca mencuatnya pemberitaan di sejumlah media online, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Montong, Kabupaten Bojonegoro, diduga menimbulkan insiden keracunan yang dialami sejumlah siswa. Belasan pelajar dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG pada Selasa, 27 Januari 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, siswa kelas VIII dan IX mengalami gejala seperti mual, pusing, serta reaksi pada kulit usai menyantap menu MBG berupa ikan pindang, sayur asem, dan buah jeruk. Akibat kondisi tersebut, para siswa harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Montong.

Untuk memastikan penyebab kejadian, sampel makanan MBG telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Guna memperoleh klarifikasi dan tanggapan resmi, Muriyanto, wartawan penarealita.com yang mewakili sejumlah media online, menghubungi pihak sekolah melalui pesan WhatsApp. Dalam konfirmasi tersebut, media meminta penjelasan terkait kronologi kejadian, langkah cepat penanganan siswa, koordinasi dengan instansi terkait, serta upaya evaluasi dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Namun hingga berita ini ditulis, Kepala SMP Negeri 1 Montong, Dikin, belum memberikan keterangan secara rinci. Ia hanya menyampaikan jawaban singkat saat dikonfirmasi.

“Mf.. datang ke sekolah saja mas,” tulis Kepsek Dikin melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, pihak media menyatakan akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan guna memperoleh keterangan resmi dari pihak sekolah, instansi terkait, maupun pihak penyedia MBG, sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan akurasi pemberitaan.

Hingga saat ini, hasil pemeriksaan laboratorium belum diumumkan secara resmi, dan pihak pemilik atau penyedia MBG juga belum memberikan pernyataan terkait dugaan insiden tersebut.( Muriyanto)

Editorial : Redaksi 

Share :

Populer Minggu Ini