Home Daerah

DKPP Bojonegoro Dorong Petani Manfaatkan Peminjaman Alsintan Gratis untuk Tingkatkan Produksi

by Pena Realita - 01 Februari 2026, 08:12 WIB

Gambar Ilustrasi

BOJONEGORO || Penarealita.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dengan menyediakan program peminjaman Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) secara gratis bagi petani dan kelompok tani.

Melalui program ini, petani dapat memanfaatkan berbagai alsintan modern seperti Traktor Roda Empat, Combine Harvester, hingga drone sprayer tanpa dipungut biaya sewa. Program tersebut dirancang untuk memudahkan akses petani terhadap sarana produksi pertanian dengan sistem yang mudah, transparan, dan minim birokrasi.

Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, menegaskan bahwa program ini ditujukan untuk memastikan alsintan tepat sasaran dan digunakan oleh petani yang benar-benar membutuhkan.

“Program peminjaman alsintan ini tidak dipungut biaya. Petani atau kelompok tani cukup mengajukan permohonan resmi ke DKPP, kemudian tim akan melakukan verifikasi,” jelasnya.

Adapun mekanisme peminjaman alsintan meliputi pengajuan surat permohonan kepada DKPP Bojonegoro, dilanjutkan dengan verifikasi dokumen administrasi seperti fotokopi KTP ketua Kelompok Tani (Poktan) atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Setelah itu, tim lapangan DKPP akan melakukan survei untuk menyesuaikan jenis alat dengan kebutuhan serta luas lahan pertanian.

DKPP menetapkan masa peminjaman standar selama 20 hari, namun memberikan fleksibilitas bagi kelompok tani yang memiliki lahan luas atau kebutuhan khusus dengan mengajukan perpanjangan waktu.

Meski layanan peminjaman bersifat gratis, terdapat beberapa tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh peminjam, di antaranya pengambilan dan pengembalian alat ke gudang DKPP, penyediaan bahan bakar, serta operator alat. Namun, DKPP juga siap membantu menyiapkan operator dari petani yang telah mengikuti pelatihan jika kelompok tani belum memilikinya.

“Untuk pengambilan, pengembalian, termasuk kebutuhan bahan bakar alsintan menjadi tanggung jawab peminjam. Begitu pula operatornya, namun jika kelompok tani tidak memiliki operator, DKPP siap membantu,” tambah Zaenal.

Melalui program ini, DKPP Bojonegoro berharap optimalisasi penggunaan teknologi pertanian dapat mempercepat terwujudnya swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Bojonegoro.( Mbah Muri )

Editorial : Muri 

Share :

Populer Minggu Ini