BOJONEGORO|| Penarealita|.com - Ruang audiensi itu berlangsung tenang. Tidak ada nada tinggi ataupun ketegangan yang meledak-ledak.
Kamis(8/5/2026).
Namun dari setiap kalimat yang disampaikan para guru swasta dalam forum bersama Komisi C DPRD Bojonegoro, tersimpan harapan panjang yang selama ini mereka simpan dalam diam.
Dengan suara lirih dan mata yang menahan haru, salah satu perwakilan guru swasta menyampaikan kegelisahan mereka terkait nasib guru berstatus passing grade PPPK 2023.
“Kami bukan rewel dan bukan tidak ikhlas menjadi guru demi Allah. Kami ikhlas, kami bangga menjadi guru,” ungkapnya pelan.
Kalimat sederhana itu seolah menjadi gambaran perjuangan banyak guru swasta hari ini. Di balik tugas mulia mendidik generasi bangsa, masih ada kegelisahan tentang kepastian masa depan yang belum sepenuhnya terjawab.
Dalam audiensi tersebut, para guru berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi, mulai dari Dinas Pendidikan, BKPSDM, hingga instansi terkait lainnya, agar persoalan yang mereka hadapi tidak berhenti sebagai sekadar ruang penyampaian aspirasi.
Bagi mereka, perjuangan guru swasta yang telah lolos passing grade seharusnya menjadi perhatian bersama, mengingat pengabdian yang selama ini telah mereka berikan kepada dunia pendidikan.
Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto menegaskan bahwa pihaknya berupaya memfasilitasi aspirasi para guru agar dapat tersampaikan kepada pihak yang memiliki kewenangan mengambil kebijakan.
“Menurut kami, kebijakan tentu ada di pemerintahan. Kami memfasilitasi aspirasi dari panjenengan semua untuk menghadirkan beliau-beliau yang berkompeten,” ujarnya dalam forum audiensi.
Audiensi tersebut menjadi potret bahwa para guru swasta tidak sedang menuntut kemewahan. Mereka hanya berharap pengabdian panjang yang selama ini dijalani dengan penuh kesabaran mendapatkan perhatian dan kepastian yang layak.
Sebab di ruang-ruang kelas sederhana itulah, masa depan generasi dibentuk setiap hari. Dan di balik papan tulis yang mereka hadapi, ada harapan-harapan kecil yang ingin didengar dengan lebih sungguh-sungguh.
Penulis:Alisugiono.