Home TNI

Kampung Pancasila Sido Kumpul Leran Kalitidu Bojonegoro Masuk 21 Besar Nasional

by Pena Realita - 02 September 2026, 02:21 WIB

BOJONEGORO || Penarealita.com – Semangat gotong royong, toleransi, dan keberagaman masyarakat mengantarkan Kampung Pancasila Dusun Sido Kumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melangkah ke tingkat nasional.

Mewakili Kodam V/Brawijaya, Kampung Pancasila binaan Kodim 0813 Bojonegoro tersebut menjalani penilaian lapangan tingkat nasional dalam ajang KASAD Award 2026, Selasa (1/9/2026).

Penilaian yang bekerja sama dengan Astra itu merupakan bagian dari proses penyaringan terhadap 21 Kodim dan desa terbaik dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kedatangan Tim Penilai dari Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) disambut jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, Forkopimda, Pemerintah Desa Leran, serta sejumlah dinas teknis terkait.

Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan Kampung Pancasila Dusun Sido Kumpul memiliki sejumlah keunggulan yang diwujudkan melalui lima pilar utama.

Lima pilar tersebut meliputi ketahanan pangan, pengembangan UMKM, kepemudaan dan Karang Taruna, keamanan lingkungan, serta keagamaan dan seni budaya.

Di bidang ketahanan pangan, masyarakat menjalankan program kemandirian pangan yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan warga. Sementara pengembangan UMKM dilakukan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kemandirian usaha.

Di bidang kepemudaan, berbagai kegiatan dilakukan melalui pembinaan olahraga, penguatan Karang Taruna, hingga pendirian Taman Baca Masyarakat. Sedangkan di bidang keamanan lingkungan diwujudkan melalui penguatan pembinaan perlawanan rakyat (Wanra) dan sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Adapun bidang keagamaan dan seni budaya diwujudkan melalui pembinaan moderasi beragama sekaligus pelestarian tradisi dan budaya lokal.

"Semua pilar ini terimplementasi dengan baik berkat sinergi pemerintah daerah, TNI, dan warga. Kami optimis Kampung Pancasila Dusun Sido Kumpul mampu membawa pulang hasil terbaik," ujar Letkol Inf Dedy.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Sterad, Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P., mengapresiasi kehidupan masyarakat Desa Leran yang dinilai mampu menjaga keharmonisan di tengah keberagaman keyakinan.

Menurutnya, penilaian dilakukan secara objektif dengan melihat berbagai aspek yang telah berjalan dan berkembang di masyarakat.

"Penilaian ini dilakukan secara objektif. Kerukunan dan fasilitas di sini terbangun secara berkelanjutan, bukan sekadar persiapan seremonial," tegas Letkol Inf Hasan Dasuki.

Kepala Desa Leran, Muttabiin, turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pelaksanaan penilaian Kampung Pancasila di wilayahnya.

Ia menilai keberadaan program Kampung Pancasila memberikan dampak positif bagi kemajuan desa sekaligus semakin memperkuat keharmonisan antarwarga.

Menurut Muttabiin, ajang tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai potensi Desa Leran kepada masyarakat yang lebih luas.

"Kami sangat-sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kodim 0813 Bojonegoro. Adanya lomba Kampung Pancasila ini sangat membantu mengangkat Desa Leran agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas," ujar Muttabiin.

Desa Leran diketahui memiliki luas wilayah sekitar 1.506 hektare dengan jumlah penduduk mencapai 6.608 jiwa. Kehidupan masyarakatnya mencerminkan keberagaman dan toleransi antarumat beragama yang telah berlangsung secara turun-temurun.

Sejumlah fasilitas ibadah, seperti dua gereja, satu musala, serta Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), berada di tengah kehidupan masyarakat dan berjalan secara harmonis.

Muttabiin mengatakan kerukunan antarumat beragama di Desa Leran bukan sesuatu yang baru, melainkan telah terbangun sejak zaman nenek moyang dan terus dipertahankan hingga sekarang.

Keberadaan Kampung Pancasila, lanjutnya, semakin memperkuat komitmen masyarakat untuk menjaga persatuan, gotong royong, serta toleransi di tengah keberagaman.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap peran aktif TNI, khususnya Kodim 0813 Bojonegoro, yang dinilai terus membangun kedekatan dengan masyarakat.

"Apresiasi saya sangat bagus sekali untuk lomba ini. Karena tentara adalah milik masyarakat, saya yakin kebersamaan ini akan selalu terjaga," pungkasnya.

Melalui penilaian tingkat nasional KASAD Award 2026 tersebut, masyarakat Desa Leran berharap Kampung Pancasila Dusun Sido Kumpul tidak hanya mampu meraih prestasi terbaik, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa gotong royong, persatuan, dan toleransi dapat tumbuh kuat dari tingkat desa.( Mbah Muri)

Share :

Populer Minggu Ini