Home Daerah

KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban Pamerkan Inovasi Layanan Keagamaan dan Ketahanan Keluarga

by Pena Realita - 29 Januari 2026, 00:27 WIB

TUBAN | Penarealita.com – KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga melalui beragam program inovatif. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam kegiatan Ekspos Layanan Keagamaan dan Program Inovasi KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban yang digelar di Aula KUA Kecamatan Tuban, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, dan dihadiri oleh Kasi Bimas Islam Mashari, jajaran Forkopimca, perwakilan PLKB, lurah se-Kecamatan Tuban, serta perwakilan dari IAINU Tuban.

Dalam sambutannya, Umi Kulsum menyampaikan apresiasi atas kinerja KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban yang dinilai aktif dan progresif dalam menjalankan fungsi pelayanan serta pembinaan umat. Ia menegaskan bahwa KUA memiliki peran strategis dalam menekan angka perceraian, pernikahan dini, dan stunting.

“Kementerian Agama melalui seksi Bimas Islam terus berkiprah dan berjuang bersama perguruan tinggi serta lintas sektor untuk menekan angka perceraian dan pernikahan dini yang sejalan dengan upaya penurunan stunting,” ujar Umi Kulsum.

Ia juga berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi mendukung program-program KUA, baik yang bersifat nasional maupun inovasi lokal.

Paparan utama disampaikan oleh Plt Kepala KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban, Ahmat Iswoyo, yang menjelaskan arah kebijakan serta berbagai giat KUA dalam mengimplementasikan Asta Protas Kementerian Agama.

Menurutnya, KUA Tuban fokus pada penguatan kerukunan umat, ekoteologi, serta layanan keagamaan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Ahmat Iswoyo menambahkan, salah satu program unggulan Kementerian Agama adalah Bimbingan Keluarga Sakinah dan Maslahah.

“Visi dan misi KUA Tuban bertumpu pada tiga hal, yakni masyarakat yang rukun, maslahah, dan cerdas. Upaya yang kami lakukan adalah transformasi layanan berbasis kolaborasi lintas sektor dengan berlandaskan 5 Budaya Kerja Kemenag,” jelasnya.

Dalam aspek pencatatan nikah, sepanjang tahun 2026 KUA Kecamatan Tuban telah mencatat 440 peristiwa pernikahan, terdiri dari 88 pernikahan di kantor KUA dan 352 pernikahan di luar kantor. Data status calon pengantin juga menjadi dasar pendampingan keluarga, termasuk perhatian terhadap kasus cerai hidup dan cerai mati.

Beragam inovasi unggulan turut dipaparkan, di antaranya Piloting Sakinah, Salima, Sekoper Hati, Pistol, Si Jempol Wakaf, Sabiyan, Peluru By Pas, Sajadahku Toe Berkah, Samata, Sajaroh, Saja’ah, dan Karuane Tuban.

Selain itu, KUA Tuban juga menjalankan program Lestari (Layanan Bersama Ketahanan Keluarga Indonesia) bekerja sama dengan BKKBN, serta GATI (Gerakan Ayah Teladan).

Dalam bidang perwakafan, KUA Tuban berhasil memfasilitasi terbitnya 31 sertifikat wakaf. Sementara itu, melalui inovasi Pelangi Biru, hasil kerja sama dengan Dinas Dukcapil, pasangan pengantin kini langsung memperoleh lima dokumen kependudukan, yakni buku nikah, kartu nikah digital, KTP, dan KK dengan status terbaru.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban dan IAINU Tuban terkait sinergi program serta mata kuliah nikah, sekaligus penyerahan sertifikat halal kepada para pelaku usaha. Kegiatan ini menegaskan peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.(Mur )

Editorial : Muri

Share :

Populer Minggu Ini