Home Daerah

Manajemen Proyek Sekolah Rakyat Cepu Buka Ruang Klarifikasi, Siap Jelaskan Informasi yang Berkembang

by Pena Realita - 21 September 2026, 21:39 WIB

Gambar Ilustrasi

BLORA  || Penarealita.com–  Keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan proyek strategis Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Manajemen proyek menyatakan siap membuka ruang komunikasi dengan media untuk menjelaskan berbagai informasi yang berkembang di lapangan.

Kesediaan tersebut disampaikan Doni selaku Manager saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Senin (21/9/2026). Ia mengajak media bertemu secara langsung agar berbagai informasi yang beredar dapat dijelaskan secara lebih utuh dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran.

“Mungkin semua pertanyaan jenengan bisa kami jawab, kalau ada waktu jenengan sempatkan ketemu, Mas. Gak apa-apa, Mas. Kami menyadari banyak hal yang simpang siur di luar. Kami berharap mungkin dengan adanya panjenengan kami bisa memberikan informasi yang ada,” ujar Doni.

Menurutnya, komunikasi secara langsung dinilai penting agar media memperoleh informasi dari sumber yang bertanggung jawab. Dengan demikian, pemberitaan mengenai pembangunan Sekolah Rakyat dapat disampaikan berdasarkan keterangan dan data yang jelas.

“Dan mungkin lewat media jenengan nanti bisa disampaikan. Kalau ketemu kita bisa saling kenal, Mas, dan informasi bisa lebih jelas,” lanjutnya.

Sikap terbuka tersebut menjadi ruang positif bagi pengelola proyek untuk menjelaskan sejumlah hal yang menjadi perhatian publik, mulai dari pekerjaan konstruksi, penggunaan material pedel, dokumen distribusi material, hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Selain itu, komunikasi langsung juga dapat menjadi sarana untuk menjelaskan aktivitas pekerjaan pada malam hari, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD), penerangan, rambu keselamatan, serta keberadaan petugas flagman di area pekerjaan.

Bagi media, ruang klarifikasi seperti ini penting untuk menjaga pemberitaan tetap berimbang. Informasi yang berkembang di lapangan dapat dikonfirmasi langsung kepada pihak pengelola sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai proses pembangunan.

Pada akhirnya, keterbukaan manajemen dalam menerima pertanyaan dan memberikan ruang pertemuan menunjukkan bahwa komunikasi antara pelaksana proyek dan media dapat menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi pembangunan.( Red )

Editorial : Redaksi 

Share :

Populer Minggu Ini