Home Daerah

Pelantikan PMI Bojonegoro 2026–2031 Berlangsung Khidmat, Tekankan Profesionalisme dan Layanan Kemanusiaan

by Pena Realita - 02-04-2026 22:14 WIB

BOJONEGORO || Penarealita.com – Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro masa bakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Kamis (02/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pelayanan kemanusiaan yang profesional dan terpercaya.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, Kapolres, perwakilan PMI Tuban dan Lamongan, kepala sekolah, camat se-Bojonegoro, serta relawan PMI.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah oleh relawan PMI, dilanjutkan pembacaan surat keputusan Ketua PMI Jawa Timur, hingga prosesi pelantikan resmi.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap PMI.

“Kita berharap PMI ini profesional, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya, serta mampu memberikan harapan dan peningkatan yang baik bagi masyarakat Bojonegoro,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas darah sesuai standar. “Darah yang diambil harus baik, disimpan dengan baik, dan sesuai standar. Semua harus runtut dan benar,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk aktif donor darah.
“Saya minta tolong untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar mau donor darah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik serta menekankan pentingnya integritas.

“Saya mengucapkan selamat, dan apa yang telah diucapkan dalam pakta integritas harus benar-benar dilaksanakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia juga menyebut Bojonegoro menjadi salah satu daerah yang dipersiapkan meraih sertifikasi CPOB. “Mudah-mudahan tahun ini sertifikasi CPOB bisa selesai. Saya yakin Bojonegoro mampu melaksanakannya dengan baik,” ujarnya.

Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata untuk meningkatkan pelayanan.

“Pelantikan ini bukan seremonial, tetapi komitmen untuk melayani masyarakat secara cepat dan lebih baik. Mari kita merapatkan barisan, menyusun program kerja yang solutif, dan bekerja dengan ikhlas,” ujarnya.

Ia menambahkan, PMI Bojonegoro akan fokus pada penguatan donor darah, peningkatan ketahanan masyarakat, serta optimalisasi layanan Unit Donor Darah (UDD).

“Kita harus bangga karena UDD PMI Bojonegoro menjadi salah satu yang diprioritaskan untuk segera tersertifikasi CPOB, sehingga kualitas dan keamanan darah benar-benar terjamin bagi masyarakat,” pungkasnya.( Mur )

Editorial: Redaksi 

Share :

Populer Minggu Ini