TUBAN || Penarealita.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, bergerak cepat (gercep) melakukan pembenahan proyek pembangunan saluran irigasi dan Tembok Penahan Tanah (TPT) RT 04 RW 01 Dusun Krajan Anjlok yang mengalami kerusakan akibat faktor cuaca ekstrem dan banjir.
Kerusakan tersebut terjadi setelah wilayah Desa Mulyoagung dilanda banjir dengan intensitas cukup besar, sehingga menyebabkan munculnya retakan pada sebagian bangunan TPT dan saluran irigasi.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemdes Mulyoagung melalui Mudiono selaku Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) langsung turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan.
Timlak Desa Mulyoagung menegaskan bahwa kerusakan yang terjadi bukan disebabkan oleh kualitas material ataupun kesalahan teknis pekerjaan, melainkan murni akibat dampak banjir.
“Kalau proyek pembangunan TPT dan saluran irigasi ini, saya pastikan pekerjaannya sudah sesuai dengan RAB. Sedikit retakan yang muncul itu karena terdampak banjir yang sangat besar. Namun pemerintah desa tidak tinggal diam, kami selaku Timlak langsung bergerak cepat melakukan perbaikan kembali,” ujar Mudiono Timlak Desa Mulyoagung, Sabtu (7/2/2026).
Selain itu, Ia juga menambahkan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah desa agar fungsi irigasi tetap berjalan normal dan tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi masyarakat, khususnya para petani.
Pemdes Mulyoagung berharap dengan dilakukannya perbaikan tersebut, infrastruktur desa dapat kembali berfungsi secara optimal serta mampu menghadapi kondisi cuaca ekstrem ke depannya.(Red )