Home Daerah

Peringatan Hari Kartini 2026, Kepala Kemenag Tuban Beri Penghargaan ASN Inspiratif dan Tegaskan Peran Perempuan di Era Digital

by Pena Realita - 21 April 2026, 16:38 WIB

TUBAN  || Penarealita.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tuban menggelar upacara peringatan Hari Kartini 2026 di halaman Kantor Kemenag Tuban, Selasa (21/4/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan petugas upacara didominasi kaum perempuan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan emansipasi R.A. Kartini.

Dalam momen tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, menyerahkan penghargaan kepada sembilan ASN yang dinilai berprestasi, inspiratif, serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.

Penghargaan utama diberikan kepada Pranata Humas Ahli Madya Kemenag Tuban, Laidia Maryati, atas capaian luar biasa sebagai penulis berita terbanyak di website Jatim Kemenag.go.id sepanjang tahun 2025 dengan total 592 berita. Penghargaan itu ditandatangani langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, delapan ASN lainnya juga menerima penghargaan sebagai pegawai inspiratif, yakni Moh Anshori, Sulikan, Khoirul Fata, Zainul Aminin, Abu Na’im, Mahendra Hendi Saputra, Sindi Lisdiani, dan Endang Budiarti. Mereka berasal dari berbagai unit kerja, mulai dari Pendidikan Madrasah, Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Bimbingan Masyarakat Islam, hingga Subbag Tata Usaha.

Umi Kulsum menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja ASN yang baik, sekaligus motivasi bagi pegawai lainnya untuk terus meningkatkan kualitas kerja.

“Penghargaan ini diberikan kepada ASN yang dedikasi dan kinerjanya bagus. Ke depan akan diikuti ASN lainnya yang setiap saat dinilai kinerjanya oleh pimpinan,” ujar Umi Kulsum.

Ia juga mengapresiasi seluruh petugas upacara yang mayoritas perempuan. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa semangat Kartini tetap hidup dan relevan dalam kehidupan masa kini.

Dalam amanatnya, Umi Kulsum menegaskan bahwa sosok Raden Ajeng Kartini kini bukan hanya simbol perjuangan literasi dan emansipasi, tetapi juga menjadi kompas moral bagi perempuan Indonesia dalam menghadapi tantangan globalisasi.

“Di era digital tanpa sekat ini, peran Kartini modern telah berkembang ke ranah yang lebih luas,” katanya.

Menurutnya, perempuan masa kini memiliki peran strategis sebagai pelopor literasi digital dan edukasi, penggerak ekonomi kreatif serta UMKM berbasis digital, penjaga etika dan budaya bangsa, hingga pemimpin dalam pengambilan keputusan di berbagai sektor.

Ia menambahkan, semangat “Habis Gelap Terbitlah Terang” saat ini dapat dimaknai sebagai terbukanya akses informasi dan peluang yang semakin luas bagi perempuan Indonesia untuk berkembang, berkarya, dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa.( Muri )

Editorial : Redaksi 

Share :

Populer Minggu Ini